https://youtu.be/iJHCye_f2Wc

PLUR

Virus


lirik lagu









METAMORFOBLUS, Film Slank dan Slanker

Potlot,Slankissme | 3 Aug 2010
Tidak lama lagi, akan dirilis sebuah film dokumenter yang menceritakan tentang Slank dan Slankers. Judulnya Metamorfoblus, judul yang disarankan oleh Kaka Slank pada kesempatan preview di Potlot tersebut berasal dari dua buah kata, yaitu Metamorphosis dan Blues.
Metamorphosis yang berarti perubahan disambungkan dengan kata Blues yang memiliki makna ganda, yakni blues bentuk jamak dari blue (biru) yang bisa bermakna generasi biru atau slank & slankers) dan blues sebuah aliran musik yang juga mempengaruhi musik-musik SLANK. Jadi Metamorfoblus dapat dimaknai sebagai “Perubahan yang terjadi pada generasai biru, perubahan lewat lagu-lagu blues yang dimainkan SLANK”. Perubahan yang terjadi pada diri personil Slank, ditularkan melalui lirik dan lagu dan diamini oleh slankers.
Film ini mendokumentasikan bagaimana seorang slankers dari Bantul, Andi (jangan-jangan baca nih orangnya) yang sebelumnya setiap hari bersama teman-temannya memakai narkoba di rumah bapaknya, Pak Poniran, sementara Bapaknya rajin beribadah. Konflik batin keduanya bahkan nyaris berujung kepada konflik fisik hingga suatu saat , dengan semangat yang diberikan Bunda dan Bimbim melalui sepucuk surat, mampu mendorong Andi untuk berhenti mengkonsumsi narkoba dan kembali menjalin hubungan yang penuh sayang dan hormat dengan bapaknya, Pak Poniran.
Terrekam juga perjuangan slankers Kupang, yang harus mengerahkan segala daya dan upaya untuk mendapatkan paspor, agar bisa datang ke konser Slank di Dili Timor Leste, sementara sebelumya mereka mudah saja bepergian ke Dili. Juga kisah Joker, reserse di Batam yang lebih mengedepankan dialog dan damai daripada kekerasan dalam melaksanakan tugasnya.
Selebihnya, tonton langsung filmnya ya… Jangan kuatir, tidak akan hanya diputar di bioskop di Jakarta. Film ini akan hadir di kota-kota kalian dengan cara yang luar biasa.
Agar tambah penasaran, silahkan tonton trailernya dibawah
Jakarta - Band Tokyo Police Club siap menggelar konsernya di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (14/11/2010). Slank, band dengan massa yang tak terhitung jadi band pembuka. Kira-kira apa yang akan terjadi?

Beberapa waktu lalu, detikhot berkesempatan berbincang dengan bos promotor Trilogy Live, Willy Hidayat di kantornya yang terletak di kawasan Kebayoran Baru. Dengan santai, Willy berbagi banyak hal menjelang kedatangan band asal Kanada tersebut.

Tentu saja konser Tokyo Police Club akan menarik perhatian. Karena walaupun nama band indie rock tersebut tidak terlalu menggaung, namun tempat yang disediakan untuk arena konser diyakini akan penuh.

"Tokyo Police Club memang menyempatkan untuk mampir ke Indonesia. Agensi mereka bilang, mereka banyak terima email untuk tampil di sini. Padahal mereka bukan sedang tur ke Asia. Mereka akan berada di Eropa lalu ke Jakarta dan balik lagi," ujar Willy.


http://whitegun.files.wordpress.com/2007/05/slank.jpg
Band asal Bandung, The S.I.G.I.T dan Slank didapuk sebagai band pembuka. Nama The S.I.G.I.T mungkin sudah tidak asing lagi sebagai band pembuka. Sebelumnya mereka pernah satu pentas bersama Phoenix juga Dashboard Confessional.

Lalu bagaimana dengan Slank yang punya massa sebegitu banyaknya? Tiap kali Slank menggelar konser besar, kata-kata "rusuh" selalu dikaitkan dengan mereka. Padahal tidak selamanya konser Slank rusuh. Sebenarnya bukan konsernya yang rusuh tapi penonton kurang tertib dan memancing perkelahian.

Terbukti ketika Slank tampil dalam acara 'I Like Monday' di Hard Rock Cafe, Mei lalu. Kala itu Slank membawakan sekitar 32 lagu mereka. Konser panjang yang jelas bisa memuaskan dahaga penggemarnya. Namun tidak ada rusuh sedikitpun. Konser berjalan hangat dari awal hingga akhir. Mungkinkah suasana pertunjukan Slank di konser Tokyo Police Club juga akan berjalan seperti itu? Sebagai informasi, tiket konser dibandrol dengan harga Rp 300 ribu dan Rp 350 ribu. Namun akan ada diskon khusus bagi Slankers (sebutan untuk fans Slank) resmi.

"Kita sudah menganalisa. Kita ngobrol juga sama Slank. Slankers juga mengerti kok mana yang mereka afford untuk nonton, mana yang nggak. Keamanan tentu saja akan sangat diperhatikan. Musik kok dibatasi," jelas Willy.

Pertimbangan Trilogy Live menunjuk Slank karena tentu saja band yang bermarkas di Potlot itu adalah band indie nomor satu di Indonesia. Slank adalah band indie tapi memiliki popularitas band mayor dan musik mereka tidak perlu diragukan lagi.

"Saya inginnya nggak ada batasan antara mayor dan indie. Kebetulan di acara ini band yang didatangkan indie. Tugas kita sebagai promotor menyampaikan ke fans bahwa musik itu untuk menyatukan. Apapun jenisnya," pungkas Willy.

Akan seperti apa konser tersebut? Hmmm..



sumber :http://music.detikhot.com/read/2010/11/12/134800/1492975/242/ketika-slank-jadi-pembuka-konser-tokyo-police-club












IBU (BIDADARIKU)
ibu..
peluk erat jemarimu,,
memberi sejuta kehangatan di hatiku..
lembut belaian kasihmu,,
mengajarkan aku pada sebuah arti kehidupan..
ibu..
kau lah bidadari yang mewujudkan semua canda dan tawaku..
bidadari yang selalu ada dalam setiap kelam hatiku..
ibu..
aku takut,,
aku takut tuk berjanji..
aku bimbang memberi arti..
aku takut,,
aku takut jika semua ingin mu tak terpenuhi..
aku bimbang jika kelak kecewa yang ku beri..
tapi,tenang lah bidadari mungilku,,
kan ku curahkan semua bakti tuk memberi segala arti..
dan kucurahkan semua asa tuk memberi segala rasa..
Peace, Love, Unity, and Respect. Aku tahu tentang PLUR sebelum pergi ke pesta, tapi tidak sampai aku mulai benar-benar masuk ke tempat kejadian dan bertemu orang-orang yang adalah bagian dari itu bahwa aku benar-benar datang untuk mengetahui apa PLUR sekitar.
PEACE Bagi saya ini berarti menjaga dan waspada kesadaran tenang dari hal-hal dan orang-orang di sekitar Anda, dan mengetahui bagaimana untuk menghindari situasi tegang yang dapat menyebabkan "drama". Peace is about avoiding tension and bad karma all together, and keeping a carefee attitude with yourself and the other people around you. Damai adalah tentang menghindari dan buruk karma ketegangan bersama-sama, dan menjaga sikap carefee dengan diri sendiri dan orang lain di sekitar Anda.
LOVE Dalam bahasa Latin, ada tujuh kata yang berbeda untuk satu kita eccompass "cinta" sebagai. And this makes sense because there are many different degrees of Love. Dan ini masuk akal karena ada derajat yang berbeda dari Cinta. But in PLUR love to me simply means a wanting to peacefully coexist with the rest of humanity, and looking to find friendship in any person. Tetapi dalam PLUR cinta bagi saya hanya berarti ingin hidup berdampingan secara damai dengan seluruh umat manusia, dan mencari untuk menemukan persahabatan dalam setiap orang. In short, I see love as the enimanting of good karma. Singkatnya, saya melihat cinta sebagai enimanting karma yang baik.
UNITY Kesatuan adalah sesuatu yang terasa di getaran itu; dan spiritul hubungan emosional dicapai saat Anda pindah ke musik dikelilingi oleh orang-orang semua pindah ke suara yang sama. Persatuan hanya bisa dicapai dengan semua inhibtions dilupakan, semua grievences disisihkan, sebagai besar diperbolehkan untuk menemukan pada titik mana yang paling bebas, sebagai salah satu transcendes roh universal melalui Anda, bersama dan dirasakan oleh semua orang.
. RESPECT-Sekarang di sini adalah cletcher tersebut.The last and prehaps the most important aspect of PLUR: Respect. Yang terakhir dan prehaps pentingnya aspek sebagian besar PLUR: Respect. Respect for you fellow ravers, and the djs and the venue. Menghormati sesama Anda raver, dan DJ dan tempat tersebut.Repsect for security. Repsect untuk keamanan. Repect for you friends. Repect untuk teman-teman Anda. And above all, Respect for yourself, knowing your limits and your weaknesses and above all knowing when to say "no". Dan di atas semua, Menghormati diri sendiri, mengetahui batas-batas Anda dan kelemahan Anda dan di atas semua tahu kapan untuk mengatakan "tidak". This is very important to enjoying yourself at any party. Hal ini sangat penting untuk menikmati diri pada pihak manapun. I believe that Respect is the most difficult to achieve out of the entire PLUR philosphy. Saya percaya Menghormati yang paling sulit dicapai dari seluruh philosphy PLUR.
www.slank.com

METAMORFOBLUS

Slank kembali main Film. Film terbaru Slank ini sebuah film tentang Slank dan Slankers. Buat elo-elo yang ngaku slankers jangan sampai kelewatan ya.. Tunggu tanggal mainnya.
Memasuki masa karir musikal yang ke-27 tahun dengan 18 album rekaman ditambah sejumlah album live dan album sound track, akhirnya band Rock n Roll Slank, yang lahir 25 Desember 1983 itu, meraih penghargaan Record MURI (Museum Record Indonesia), sebagai band pertama yang meluncurkan album baru (album ke-18) dalam melalui Handphone Nexian.
Dengan uang Rp 499 ribu , para penggemar Slank yang kini lazim disebut sebagai “Slankers Indonesia”, baru bisa mendengarkan lagu-lagu terbaru Slank dalam album ‘Jurustandur No.18′, denagn cara membeli HP Nexian tiper terbaru.
“Kalo elo pade ingin dengerin lagu-lagu terbaru Slank, lo kudu beli HP Nexian terbaru. Selain dengerin lagu-lagu Slank lo juga bisa chating denagn sesama Slanker yang punya HP Nexian,” tandas Kaka, ditengah reportoar Slank dalam “Konser Jurus Tandur No.18″ di Pantai carnival Ancol, 1 Juni 2010, bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila.
Lagu “Omdo” (Omong Doang) pun mengalun dalam irama Mars nan bersemangat. Lagu yang menurut Kaka, merupakan sikap Slank dalam mengajak anak muda Indonesia untuk melestarikan nilai-nilai murni dan luhur dari Pancasila.
“Jangan cuman omong doang, buktikan kalau nilai-nilai Pancasila dalam gaya hidup elo sehari-hari,” teriak Kaka.
Secara resmi, Penghargaan Record Muri sebagai band Indonesia pertama, yang meluncurkan album barunya melalui Handphone, diserahkan langsung oleh Jaya Suprana secara simbolis denagn memberikan sebuah sertifikat penghargaan.
Dalam konser yang berlangsung ditengah hujan lebat, tak menyurutkan semangat Slankers Indonesia untuk terus bertahan dan mengikuti setiap alunan lagu denagn suara lantang. Sebaliknya, mereka semakin bersemangat, apalagi Slank menyuguhkan sejumlah lagu-lagu terbaru, diantaranya ‘Jurustandur’ alias “Maju Terus Pantang Mundur”.

Mulutmu harimaumu pikir dulu sebelum kamu.... Besar pasak dari pada tiang hitung dulu sebelum kamu... Bicara sesuatu, cukup yang kau perlu.. Berbuat sesuatu hanya yang kau mampu... Tak semudah balik telapak tangan, tak semua bisa kamu dapatkan kembali... Salah satu penggalan lagu "Balik Telapak Tangan" yang diambil dari album terbaru Slank "Jurus Tandur No.18"

Buku tentang perjuangan seorang ibu yang juga manajer band rock papan atas Indonesia telah terbit.
 
Merasa belum puas membagikan pengalaman dalam melepaskan tiga personil Slank dari jerat narkoba kepada media massa selama ini, Iffet Veceha Siddharta atau biasa disebut Bunda Iffet akhirnya merangkum semua kisah itu lewat sebuah buku. Rock ‘N Roll Mom, judul buku yang diterbitkan oleh penerbit Hikmah (Kelompok Mizan) itu, secara resmi diluncurkan Jumat (3/12) sore di markas Slank sendiri, Jalan Potlot, Jakarta Selatan.
 
“Bunda sering diwawancara wartawan televisi tapi merasa tidak puas. Karena wawancara di TV itu nggak lama. Saya ingin membagikan apa yang saya alami ketika mengobati anak-anak ini, tapi rasanya kok banyak sekali,” kenang Bunda Iffet, ibu kandung dari pemain drum Bimbim dan telah menjadi manajer Slank sejak pertengahan 90-an.
 
Jawaban dari keresahan Bunda Iffet tersebut datang pada awal 2009 silam. Yakni setelah pihak penerbit Mizan membaca sebuah artikel panjang mengenai Bunda Iffet di salah satu surat kabar. Penulis yang kemudian dihubungi dan ditawarkan untuk menuliskan memoar mengenai Bunda Iffet oleh Mizan saat itu adalah jurnalis Darmawan Sepriosa. “Saya menyanggupi meskipun saat itu juga menyatakan bahwa saya belum pernah menulis novel,” cerita Darmawan yang kemudian menyatakan bahwa proses pengerjaan buku ini memakan waktu sekitar dua bulan.
 
Untuk memperkuat kesan feminin gaya bertutur dalam buku ini, penerbit menunjuk Laura Khalida sebagai penyuntingnya. “Sebetulnya tugas saya adalah mendandani buku ini. Mungkin karena Mas Darmawan lelaki dan Bunda perempuan. Jadi maksudnya saya disuruh untuk memberi sentuhan femininnya,” jelas Laura yang mengaku telah melakukan wawancara secara intens dengan Bunda Iffet sebelum menyunting buku ini.
 
Rock ‘N Roll Mom bukan buku yang ditujukan untuk pembaca ibu-ibu saja. Meski ditulis dalam sudut pandang seorang ibu dan pada sampulnya tertera testimonial dari Giring Ganesha, vokalis Nidji, “Penting untuk dibaca setiap keluarga Indonesia sebagai pedoman mendidik anak.” Menurut vokalis Kaka, ada hal lain yang membuat segmen pembaca buku ini menjadi luas.
 
“Buku ini juga tentang jatuh bangunnya Slank. Banyak cerita tentang Slank di dalam buku ini. Gue rasa Slankers juga akan tertarik untuk membacanya,” tukas Kaka.
 
Sudah bukan rahasia lagi bahwa grup musik Slank pernah sedemikian dekatnya dengan narkotika dan obat-obatan di pertengahan 90-an. Hal itu juga yang sempat membuat Slank pecah pada saat penggarapan album keenam, Lagi Sedih. Vokalis Kaka, pemain drum Bimbim dan personil baru pada saat itu pemain bas Ivanka adalah mereka yang sudah diketahui secara luas sebagai tiga personil Slank yang pernah terjerumus. Sedangkan dua personil lain yang masuk menjelang album Tujuh dan sempat ikut pada tur promo album Lagi Sedih, pemain gitar Abdee Negara dan Ridho Hafiedz, dikenal sebagai personil Slank yang ‘bersih’.
 
Bunda Iffet, yang merasa bahwa kecanduan anak-anaknya sudah tidak tertolong lagi, turun tangan dengan memutuskan menceburkan diri ke manajemen Slank pada tahun 1996 hingga akhirnya bisa membuat Slank berhenti dari narkoba pada tahun 2000. Perjuangan dan kesabaran seorang ibu yang merangkap manajer band itulah yang sedikit banyak tertulis di dalam buku setebal 303 halaman berjudul Rock ‘N Roll Mom ini.
 
“Hampir semua ibu pada saat itu menyembunyikan anaknya yang kena narkoba. Atau paling bagus dibuang ke pesantren,” ujar Bimbim soal perjuangan ibunya. “Cuma Bunda yang berani bilang dan menyebarkan ke seluruh dunia, ‘nih anak gue pecandu.’ Justru itu jadi semangat dan kekuatan batin bagi anak-anaknya untuk melewati masa-masa kritis itu.”
 
 
Sumber: http://www.rollingstone.co.id/read/2010/12/06/975/5/1/Rock-N-Roll-Mom-dan-Slank

tebarkan virus perdamaian

plur.peace,love,unity,respect....... :)